Nama ku Bhuana Maya salah satu manusia
yang sedang kalut, mencoba meredam segala sifat minusku dengan cara menulis
kisah hidup
tanggal: Sabtu, 02 November
2019
Hari ini tubuhku dan otak
kembali tidak singkron, apa yang diucapkan dan dirasa tidak pas, rasanya ingin
membanting sesuatu hanya nalar masih menyala. hari ini merasa tidak berguna,
merasa tidak di butuhkan dan tidak dihargai. di selingi amarah orang rumah,
kata-kata kasar sang kasih "kamu tidak berguna " katanya. aku mencerna
kalimat ini. aku tidak menyalahkan kata-kata ini yang masuk begitu cepat dalam
diriku hingga terbawa ke tempat kerja. aku kesepian butuh orang untuk mengobrol
dan berinteraksi. Jika tidak maka aku akan gila itu kata artikel yang aku baca.
sudah setahun hanya diam di kamar jarang interaksi jarang olah raga, jarang
terkena sinar matahari dan jarang bersosialisasi. Pacar hanya menambah parah
sakitnya psikis ku dia bukan orang yang komunikatif dan pengertian terhadap
emosiku.
Orang rumah juga sangat
menjengkelkan terutama anak kos. Aku tidak benci cuma merasa tidak dihargai,
sampah dibuangi kotoran dibersihin tapi beberapa malah puya sifat melenceng
dari harapan, ortu selalu bela anak kos ini membuat ketidak adilan bagiku,
mungkin dia bayar tapi otak dan etitud juga harus dipakai agar tidak karatan.
hari ini saya benci semua orang termasuk diri sendiri muak sangat muak ingin
mengakhiri hidup tapi ragu "jangan deh" pikirku. Aku ini tertekan
KALIAN TAU GAK !! terutama kamu pacarku kamu tau gak sakit pas kamu bilang aku
gak berguna, aku tau belum bisa bikin ortu ku bahagia tapi seumur hidupku aku
belum pernah disebut dengan kata-kata sialan itu, kamu siapa sih atas dasar apa
kamu berani bilang gitu.
ah andai aku bisa bilang gitu ke
kamu tapi aku bisa diem aja bukan gx brani tapi aku gx tau cara ngomongnya
seperti apa dan ujung-ujungnya berantem.
aku DEPRESI karna diri sendiri
enggak bisa kontrol otak hati rasa dan emosi. selama ini aku sendirian, aku
udah sering bilang , kalian udah tau tapi kenapa masih belum ngerti, tau gak
kalian aku gx punya temen karena apa, karna sikapku? Iya emang, salah sendiri !
, aku gak tau caranya kembali normal, aku gx tau yang mana jalan yang haruss
aku tempuh aku gak tau, gimana caranya agar orang lain mau interaksi sama aku sedangkan
aku kikuk klok ngobrol. Bahkan temen deketku gak tau aku dari sisi ini.
aku
bosen, aku diem kalian malah menjauh, aku banyak omong kalian malah ngeremehin bahkan
ada yang sakit hati sama tindakanku.
Aku trauma berat untuk sosialisasi, gak
ada yang pernah Tanya kenapa SAKIT B**GS*T karna aku yang bertanggung jawab
sama hidupku. Aku sakit ketika orang terdekat merendahkan aku, padahal aku
butuh support mereka saat ini. Aku pingin menghilang pingin…. Aku mau obat buka
racun.
Kalok kalian lihat aku tegar karena aku
masih punya tanggung jawab karna apa HIDUPKU ADALAH TANGGUNG JAWABKU aku ngerti
konteks ini tapi yang aku gx ngerti kenapa aku sendirian padahal aku punya
semuanya yang aku perluin , keluarga, aku punya pacar aku punya sodara , temen
kenapa masih sepi. Kamu kurang bersyukur!!!! Mungkin iya mungkin tidak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar